Dewangga Ensam X DPIB 1, IDOLA

 


LIONEL MESSI


Sejak pertama kali mengenal sepak bola, aku langsung jatuh hati pada sosok Lionel Messi. Bagi banyak orang, Messi adalah legenda hidup, seorang pemain bola terbaik di dunia. Tapi bagiku, ia lebih dari itu. Messi adalah contoh nyata bagaimana kerja keras, kesabaran, dan kerendahan hati bisa mengalahkan segala keterbatasan.


Perjalanan hidup Messi tidak selalu mudah. Ia lahir di Rosario, Argentina, dan sejak kecil sudah menunjukkan bakat luar biasa. Namun, saat berusia sekitar 10 tahun, Messi didiagnosis mengalami gangguan hormon pertumbuhan. Tubuhnya lebih kecil dibanding anak-anak seusianya, dan dokter mengatakan ia membutuhkan pengobatan yang tidak murah. Bagi keluarga Messi, biaya itu sangat berat. Tapi di sinilah tekad Messi dan dukungan keluarganya diuji. Mereka tidak menyerah pada keadaan. Hingga akhirnya, Barcelona melihat bakat besar Messi dan menawarkan untuk membiayai pengobatannya sekaligus memberinya kesempatan berlatih di akademi La Masia.


Aku sering membayangkan bagaimana rasanya berada di posisi Messi saat itu. Pindah ke negara baru, jauh dari keluarga, dan menghadapi rasa takut gagal. Tapi Messi tidak membuang kesempatan itu. Ia berlatih keras, fokus pada sepak bola, dan sedikit demi sedikit membuktikan dirinya. Dari seorang anak kecil yang dianggap lemah, ia menjelma menjadi pemain utama Barcelona.


Alasan aku mengidolakan Messi bukan hanya karena jumlah golnya yang luar biasa atau trofi yang ia menangkan. Ada banyak pemain hebat di dunia, tapi tidak semua punya sikap rendah hati seperti Messi. Di lapangan, ia jarang terlibat drama atau provokasi. Ia lebih memilih membiarkan kakinya yang berbicara. Saat mencetak gol, selebrasinya sederhana, tidak berlebihan. Itu membuatku merasa, Messi benar-benar bermain karena cinta pada sepak bola, bukan sekadar mencari popularitas.


Momen paling berkesan buatku adalah saat Messi berhasil membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022. Banyak orang bilang, gelar itu adalah bagian terakhir yang kurang dari perjalanan kariernya. Aku ingat betul perasaan haru melihat Messi mengangkat trofi emas itu. Setelah sekian lama berjuang, akhirnya ia mencapai puncak tertinggi yang diimpikan semua pemain. Di balik senyumannya, aku bisa merasakan betapa berat jalan yang ia lalui.


Dari Messi aku belajar banyak hal. Pertama, bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti. Messi kecil mungkin bertubuh mungil, tapi itu tidak menghentikannya untuk menjadi yang terbaik. Kedua, aku belajar tentang konsistensi. Messi sudah bermain lebih dari 20 tahun di level tertinggi, dan ia tetap bisa menjaga kualitasnya. Itu bukan hal mudah. Dan yang terakhir, aku belajar tentang kerendahan hati. Sehebat apa pun kita, tanpa sikap rendah hati, semua prestasi tidak akan berarti.


Bagi sebagian orang, idola hanya sekadar orang yang dikagumi dari jauh. Tapi bagiku, Messi adalah sumber semangat. Setiap kali aku merasa lelah atau ingin menyerah, aku teringat kisahnya. Ia membuktikan bahwa mimpi sebesar apa pun bisa dicapai, asal ada usaha dan keyakinan.


Itulah kenapa Lionel Messi akan selalu menjadi idolaku, bukan hanya di dunia sepak bola, tetapi juga dalam hidupku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

bintang javier ezar agata/24/atlet sepak bola

bintang javier/24/X DPIB 1(MEGATHRUST)

03.ACHMAD RYANDRA J. X DPIB 1